Kamu itu Unik, buat Apa Niru Orang Lain?

kamu itu unik

Merasa tidak sih kalau kita itu terkadang tertarik sekali untuk meniru orang lain. Dan terkadang anehnya lagi, kita secara tidak sadar melakukan hal itu. Padahal,

Sudah saatnya kamu menunjukkan jati dirimu sebenarnya, sudah saatnya kamu stand out dari para kerumunan, bukannya menjadi bagian dari para kerumunan. You were born to stand out.

Dalam hal style atau imej pribadi, stand out berarti kamu memahami bagaimana cara menyalurkan dan menunjukkan kepribadianmu melalui pakaian yang kamu gunakan sehari-hari.

Mudah caranya, yaitu kamu menggunakan apa yang kamu CINTAI.

Mungkin terdengar sedikit alay, namun terkadang kamu memiliki suatu barang atau pakaian yang terasa spesial, bagaikan memiliki hubungan emosional dengannya dan akan membuatmu lebih semangat setiap kali menggunakannya.

Apa yang kamu pilih dan inginkan adalah kebebasanmu, dan itulah standar terbaik bagi dirimu, bukannya memilih karena kamu tidak ingin tampil berbeda.

Percaya atau tidak, orang akan lebih menghargaimu jika kamu tampil apa adanya, sesuai dengan kepribadianmu. Secara tak sadar orang akan menilaimu sebagai pribadi yang lebih terbuka dan jujur.

Yang menjadi masalah, terkadang kita takut untuk stand out. Sejatinya itu adalah pilihan.

Namun ingat selalu bahwa tampil sesuai dengan kepribadianmu adalah sebuah resep jitu untuk membuatmu hidupmu terasa lebih menarik, baik bagi dirimu dan juga pandangan orang lain.

Tentunya profil Instagram milik orang yang penuh warna dan suka bereksperimen jauh lebih menarik dibanding profil instagram seseorang yang suka tampil “aman”. Setuju kan?

Jangan mengenakan pakaian yang membuatmu tampil membosankan, sebaliknya kenakan pakaian yang dapat membuatmu tersenyum (meskipun bagi yang baru mencoba, bakal merasa malu-malu kucing dikit).

Pada akhirnya, kamu akan memiliki personal style, style yang oleh orang orang disekitarmu dianggap mewakili dirimu.

Dan yang tak kalah penting, personal style-jika kamu benar-benar serius untuk mengembangkannya- bisa menjadi senjata untuk mengembangkan karirmu juga lo.

Ketika kamu memiliki personal style yang baik, maka orang akan menganggapmu sebagai kepribadian yang percaya diri dan dapat diandalkan. Riset dari majalah bisnis Fortune menunjukkan bahwa personal style yang tepat dapat meningkatkan kemungkinanmu untuk memperoleh promosi. Mau?

Coba perhatikan quote menarik dari Chris Guillebeau berikut ini:

The problem arises when you choose to be average – to be just like everyone else – because you are choosing to be mediocre. Being like everyone else is a guarantee that you will never fully develop your innate talents and strengths. By extension, you will never be the best version of yourself. That all but guarantees mediocrity. – Chris Guillebeau

Ketika kamu memutuskan untuk meniru style orang lain dan bermain aman, maka kamu akan menjadi bagian dari “average” atau orang pada umumnya. Dan ini pada akhirnya berdampak dalam seluruh kehidupanmu.

So, sudah saatnya kamu harus berani untuk mengembangkan personal style-mu.

Nah, sekarang pertanyaan-nya. Bagaimana cara mengembangkan personal style-mu?

Mudah kok, CDE punya 8 langkah mudah yang dijamin akan membantumu dalam mengembangkan personal style.

1 – Cari inspirasi

Tulis nama artis, penyanyi atau siapapun yang menjadi sosok inspirasimu. Dengan Instagram atau Pinterest, ini akan menjadi sebuah aktivitas yang mudah dan menyenangkan bagimu. Mungkin kamu menyukai style ala Jennifer Aniston yang minimalis, tapi juga suka dengan Laura Conrad yang terlihat sangat feminim atau Alexa Chung yang terkenal hipster banget. Tak perlu ragu untuk mengumpulkan berbagai sumber inspirasi yang berbeda sekalipun. Justru inilah yang membuat personal style-mu menjadi personal.

PR Minggu ini : Bukan akun Pinterestmu. Buat board baru dengan nama “Inspirasi Personal Style”. Buat daftar 5 sosok yang pantas menjadi inspirasimu. Cari sebanyak-banyaknya foto mereka di Pinterest. Khusus untuk foto yang terasa spesial, pin foto tersebut agar masuk ke dalam board “Inspirasi Personal Style”. Setelah kamu mengumpulkan cukup foto (diatas 50), selanjutnya coba perhatikan dari semua foto itu, karakteristik apa yang paling sering muncul di dalam koleksi fotomu. Misal 24 dari 50 foto yang kamu kumpulkan ada penampilan dengan motif gingham, maka itu artinya salah satu style yang secara sadar/tak sadar memiliki ketertarikan dalam dirimu. Jangan berhenti sampai 2-3 karakteristik, kalau kamu teliti, pasti banyak kesamaan-kesamaan lain yang sangat berguna dalam memperjelas arah personal style dirimu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *