Memakai Parfum dengan Sempurna dan Berkelas

Kamu melihat iklan parfum dan terpesona akan keindahan sosok di dalam iklan tersebut.

Namun, memakai parfum tidaklah semudah menyemprotkan ke bagian tubuhmu seenaknya sendiri. Salah-salah, bukannya kamu terlihat berkelas, justru kamu akan terlihat (atau terbau) memuakkan yang membuat orang memandang remehmu (meski kamu menggunakan parfum mewah sekalipun).

Tapi jangan kuatir, tim stylist kami akan membagikan cara yang benar dalam menggunakan parfum.

Memahami konsentrasi parfum.

Pertama yang perlu kamu ketahui, konsentrasi dari parfum menentukan nama mereka sebenarnya. Orang Indonesia senang memukul rata dan menyebutnya parfum, namun parfum seharusnya adalah wewangian dengan kandungan minyak esensial diatas 40%. Sementara itu, jenis lainnya adalah :

  • Eau de perfume : konsentrasi 20-30% (bertahan 4-6 jam)
  • Eau de toilette : konsentrasi +- 10% (bertahan 3-4 jam)
  • Eau de cologne : konsentrasi +- 5% (bertahan 2-3 jam)
  • Eau Fraiche : konsentrasi +- 3% (bertahan di bawah 2 jam)

Konsentrasi tersebut sangatlah mempengaruhi kuatnya bau dan seberapa lama bau tersebut bakal bertahan. Semakin rendah, maka kandungan minyak dalam wewangian semakin mudah menguap di udara.

So, pastikan kamu beli sesuai kebutuhan dan pelajari bedanya.

Memakai Wewangian dengan benar

Setelah kamu menemukan wewangian yang sesuai dengan pilihanmu, ada tata cara penggunaan yang perlu kamu perhatikan agar wewangian tersebut dapat bertahan lebih lama, yaitu :

  1. Gunakan wewangian setelah kamu mandi dan mengeringkan badan. Ini sangat penting, bukan hanya untuk menghilangkan bau badan, namun pori-pori dalam tubuhmu terbuka usai mandi sehingga parfum dapat terserap dengan lebih maksimal. Tapi ingat, harus ketika badan kering.
  2. Semprot dari jarak 8 sampai 15cm. Jarak tersebut memberi kesempatan wewangian untuk tersebar rata namun tetap terfokus (bila terlalu jauh, maka wewangian akan hilang di udara, bila terlalu dekat, maka tidak akan tersebar rata dalam tubuh).
  3. Semprot pada bagian tubuh yang hangat. Area tubuh seperti leher, dada, atau bahu relatif lebih hangat dibanding bagian tubuh lainnya. Ketika kamu menyemprotkan wewangian di bagian tersebut, wewangian dapat menguap sehingga bau dapat tersebar dengan lebih merata. Namun bukan berarti kamu harus menyemprotkannya di seluruh bagian tersebut. Pilih salah satu dan lihat hasilnya. Jika wewangian masih dirasa kurang, maka kamu bisa mencoba pindah ke bagian tubuh lainnya.

Ingat, menggunakan wewangian bukanlah bertujuan untuk membuat hidung orang disekitarmu terasa tertusuk oleh bau (yang menurutmu wangi). Wewangian bisa membantu membentuk kesan yang baik bila kamu menggunakannya dengan benar. Bau yang dirasakan sebaiknya memang halus saja, bukan kuat sehingga memenuhi seluruh ruangan.

Jika hidungmu terasa tidak sensitif, maka ada kecenderungan untuk menggunakan wewangian terlalu banyak. Ada baiknya kamu meminta pendapat orang lain untuk menilai apakah bau wewangian yang kamu gunakan sudah cukup atau memang sama sekali tak terasa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *